Surat do'aku Dari anakmu , 21 april 2015.
Spesial To Istriku
MAAFKAN AKU ERVINA
waktu demi waktu, kita lalui bersama berdua
tertawa bersama, tersenyum bersama, semua terasa begitu indah.
takkan pernah ada air mata kesedihan di wajahmu
aku akan mengusapnya semampuku.
tapi mengapa terkadang, emosiku datang tiba-tiba.
ya...
Aku memang bodoh karna mengikuti emosiku.
Aku membentakmu.
Aku membuatmu kecewa.
Aku mengabaikanmu.
bahkan aku membuatmu menangis.
aku sangat bodoh.
Maafkan aku jika aku sering membuatmu kesal.
Maafkan aku jika aku sering membuatmu jengkel.
Maafkan aku jika aku sering membuatmu kecewa, sedih, dan menangis.
Aku tak ingin itu terjadi lagi
cukup untuk hari ini, aku ingin menjalani hari-hariku dgn senyummu.
Maafkan aku, sayangku.
Aku terlalu bodoh untuk melakukan itu semua.
Mengapa aku bisa sperti itu pada org yg sangat mencintaiku?
Maafkan aku telah membuatmu menangis, kesal, dan kecewa....
Sayang,,,
maafkan aku bila aku tak sempurna.....
aku sangat mencintaimu dan menyayangimu hingga tutup usiaku kelak
Bertahun-tahun denganmu, memang bukan waktu yang sebentar.
Tak jarang, akhir-akhir ini sering terjadi pertengkaran diantara kita berdua.
Kita tak bisa seperti dulu, seperti awal kita menjalani hubungan ini.
Aku tak lagi merasakan indahnya kisah kita yang dulu.
Entah, seperti ada pembatas diantara kita berdua, yang sangat kokoh.
Sehingga kita, aku dan kamu tak bisa seperti dulu,
dekat secara fisik, ataupun dengan hati.
Aku bahagia menjadikanmu satu-satunya wanita yang boleh mengisi setiap ruang dalam hatiku.
aku bahagia menjadikanmu lebih dari sekedar sahabat.
aku bahagia menjadikanmu sebagai pedamping hidupku untuk selalu menemaniku
Menyebutmu didalam setiap Shalatku
merindukanmu ketika aku dalam kesunyian yang terkutuk.
Aku bahagia mencintaimu, menyayangimu, sungguh aku mensyukuri kehadiranmu dihidupku.
Aku tak pernah mempunyai niatan untuk mencintai, menyayangi yang selain kamu.
Entah kenapa, yang mampu membuka pintu hatiku, dan yang bisa menempati hatiku hanyalah dirimu
aku memberikan hatiku pada dirimu. Seutuhnya.
Hingga kini aku sadar
kita bukanlah kita yang dulu, yang sedekat dulu, yang sebahagia dulu.
Aku dan kamu sangat jauh, bahkan seperti orang yang tak saling mengenali.
Memang kita masih mempunyai ikatan, kita masih menjalani hubungan.
Walau tak sebaik dulu, kita masih sama-sama saling memiliki.
Aku masih menjadi priamu, begitupun kau, masih menjadi wanitaku.
Maafkan aku
Aku sadar dalam hubungan kita, aku sering mengabaikanmu
Aku sering menuntutmu untuk menjadi yang aku mau, walaupun aku tak terus terang mengatakannya
tapi sikapku mewakilinya, bahwa aku ingin kau seperti yang aku mau.
Aku ingin kau bahagiakan, aku ingin kau manja, aku ingin kau selalu ada untukku.
Aku tau, kau memang sudah melakukan semuanya.
Melakukan tugasmu sebagai pria kesayanganku
tapi maaf, aku masih belum bisa melihat segala usaha-usahamu, perjuanganmu untuk membahagiakanku.
Aku masih acuh dengan segala yang kau perjuangkan.
Maafkan aku, aku sering menyakitimu.
Aku sering membuat goresan-goresan dihatimu, menyusahkanmu, dan menjadi beban di hidupmu.
Maafkan segala perkataan dan tingkah lakuku yang membuatmu menangis dalam hati.
Maafkan aku, sampai detik ini juga, aku belum bisa menjadi pria yang terbaik untukmu
Aku belum bisa menjadi pria yang menyenangkanmu, membahagiakanmu, menghargaimu pun aku belum bisa.
Sekali lagi, aku minta maaf atas segala diriku, aku yang menyakitimu.
Aku minta maaf.
Dan terimakasih telah mau bersama ku selama ini, telah bisa bertahan untuk seseorang yang selalu mengecewakanmu.
Aku masih akan selalu menyayangimu.
Menjadikanmu satu-satunya wanita yang boleh bersinggah dihatiku.
Mungkin aku tidak bisa, dan mungkin selalu tidak dapat untuk menjadi seperti apa yang kau ingin..
Namun aku selalu dan selalu berusaha untuk menjadi seperti apa yang kau inginkan.
Aku hanya manusia biasa yang sedang berusaha mencari cinta sejatiku.
Andai aku Mengetahui bagaimana yang kamu ingin dari aku.
Dari sifatku.
Dari dikapku.
Dari perilaku ku.
Dari Semua yang ada pada diriku.
Namun..
Aku hanya manusia biasa..
Yang tidak mengetahui apa yang kamu ingin dariku.
Maafkan aku sayang..
Jika aku belum mampu menjadi seperti apa yang kamu inginkan
Dan aku belum mampu menjadi seperti yang kamu harapkan...
Namun...
Aku akan selalu berusaha..
Dan selalu berusaha...
Untuk menjadi yang terbaik untukmu.
Kamu yang begitu baik terhadapku
Namun..
Aku belum mampu menjadi yang terbaik untukmu
Beruntungnya aku...
Yang memiliki dirimu
Dirimu yang sangat baik dan perhatian terhadapku
Dan dirimu yang melengkapi hidupku.
Maafkan aku sayang..
Jika aku pernah membuatmu kecewa dan membuatmu menangis..
Aku sayang dirimu
Dirimu yang menyayangiku apa adanya.
Aku mengakui..
Bahwa aku bukanlah Manusia yang sempurna.
Sempurna secara fisik dan sempurna secara sifat.
Maafkan aku sayang..
Mungkin hanya itu..
Hanya kata maaf yang hanya dapat aku ucapkan kepadamu.
Aku berharap..
Kamu memaafkanku
Memaafkan segala sifat kekanak-kanakanku dan tingkah burukku yang tidak mampu menjadi apa yang kamu inginkan dan kamu harapkan..
Aku berharap..
Kamu mau Membantu mengurangi sifat burukku..
Membantu mengajari aku
Membantu mengurangi segala keegoisanku
Sehingga aku bisa menjadi seperti apa yang kamu inginkan
meskipun tidak sepenuhnya.
Maafkan aku sayang...
Aku sayang kamu..
Saat ini..
Dan..
Harapanku untuk selamanya..
Ini hanya tulisan sederhana yang aku buat untukmu dan tulisan sederhana dari ungkapan hatiku
I Love You
~14~~06~~2015
By :
Deden Vagetista Love
Ervina